Kamis, 12 Februari 2015

#BandungNeedBetterZoo

So, today me and my friends go to Bandung Zoo. Or we used to call it Kebun Binatang Bandung/Bonbin.

Dengan harga tiket yang lumayan terjangkau Rp.20.000,-/person, kami segera masuk ke area kebun binatang. Perjalanan ini sama sekali tidak direncanakan. Hanya sekedar keinginan yang terucap di malam hari, dan dilakukan keesokan harinya.

Begitu memasuki area kebun binatang, hati saya tidak tenang.
Banyak kandang yang amat sangat sudah tidak layak huni.
Jalan setapak dibiarkan rusak begitu saja bersatu dengan kubangan lumpur dan tanah merah basah yang menyisakan kesan jorok dan menjijikan.

Pertama, kami mengunjungi kandang beruang alaska. Satu ekor beruang alaska yang cukup besar dipelihara dalam kandang yang luasnya tidak lebih dari 2 kali kamar kost saya. Dengan kubangan air yang sudah berwarna hijau pekat dan mengeluarkan bau amis yang tajam. Tidak ada air bersih untuk si beruang minum. Saya pun curiga, jangan - jangan beruang ini bukan diberi makan ikan salmon tetapi ikan mujair.

Kandang beruang madu menurut saya masih cukup layak untuk dihuni. The water was pretty clear, the size was pretty big for three of them.

Lalu, jalan agak menaik sedikit kami tiba di kandang Zebra. Hati saya langsung menjerit. How can they put Zebra in a cage with tanah belok berkubang penuh lumpur?? Ini zebra, bukan babi! So they just stand still di dalam bangunan yang cuma sebesar toilet umum. Yes, three of them. They should be lived in savana. Atau paling tidak tanah yang memiliki rumput. Kasihan :(

Persis di sebelah kandang zebra adalah kandang Orangutan. Mereka cukup beruntung memiliki kandang yang menurut saya paling baik diantara kandang - kandang binatang lain di kebun binatang ini. Mungkin karena mereka tergolong "koleksi" baru. Disini, saya sempat berfoto bersama Idul, a 9 years old male Orangutan. He is the only reason why i can smile when i was there. So cute. Tapi yang cukup membuat saya prihatin, si petugas yang menemani saya dan teman - teman berfoto bersama Idul memberinya satu kantong Yupi beruang! Yes! Those gummy bear candy! Please, deh.

Hal lain yang membuat saya paling sedih sampai menangis adalah keadaan kandang Gajah. The zoo keepers mengikat kaki si gajah terlalu erat dengan rantai besi satu sama lain. Jadi selain diikat ke tiang, kaki depan mereka juga saling diikat antara kaki kiri dan kanan. Bukan hanya tidak bisa berjalan, they cant even sit!  Mereka hanya bisa bergerak 1 langkah kedepan dan 1 langkah kebelakang. Silahkan bayangkan rasanya.

Disini saya tidak mau menyalahkan siapa - siapa. I dont even know who own that place. Punya pemerintah atau swasta. Tapi please, Bandung need a better zoo!

Yaa, mungkin sudah masuk dalam agenda renovasi. Semoga saja segera. As soon as possible.
Jadi jangan hanya memperindah kota, tapi melupakan binatang - binatang yang juga memiliki hak hidup layak di bumi ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar