Minggu, 10 November 2013

Lil heaven in Europe, Andorra!

Setelah 11 hari di menikmati terpaan matahari hingga membuat bibir kering kerontang di Spanyol, its time for gettin around 10 celcius degrees!

Andorra adalah negara kecil yang terletak diantara Spanyol dan Perancis. Negara yang berada di daerah pegunungan dan juga sebagai salah satu destinasi ski terbaik di Eropa. Andorra sangatlah menyenangkan meskipun sekarang adalah musim panas. Saran saya, anda sebaiknya menikmati Andorra ketika musim gugur ataupun musim dingin, karena hamparan pegunungan salju akan sangat menarik dinikmati oleh kita yang notabennya belum pernah menikmati salju!

Tapi, meskipun musim panas sedang berlangsung udara disana tetap saja dingin! Tubuh saya sempat diterpa sakit karena mengalami perbedaan suhu dari almost 40 celcius degrees to around 10! Karena sakit, saya melewatkan 1 konser kebudayaan yang diselenggarakan oleh pihak KBRI Paris di National Auditorium of Andorra. So bad.

Di Andorra, kami beberapa kali menikmati free time sambil sesekali bernyanyi di downtown untuk ikut membantu promosi konser meskipun pihak KBRI Paris juga sudah menyebar poster di banyak tempat di Andorra. Di area downtown, banyak anggota tim yang menggila karena barang - barang seperti rokok, liquid dan lain - lain bebas pajak!

Saat yang lain masih melanjutkan kehebohan di outlet Zara dan Mango, saya memilih untuk memisahkan diri dengan rombongan. Saya berjalan menyusuri downtown seorang diri sembari mencari parfum Justin Bieber titipan adik perempuan saya. Meskipun masyarakatnya menggunakan bahasa Catalan (maaf jika salah sebut), tapi banyak yang cukup fasih berbahasa Inggris dan Spanyol dasar hahaha. Setelah akhirnya menemukan titipan tersebut, saya berjalan dan memutuskan untuk berhenti dan istirahat si sebuah cafe sembari menikmati a cup of hot chocolate serta sepotong almond cakes yang kaya akan bubuk kayu manis.

3 hari di Andorra sangatlah menyenangkan. Andorra cocok menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu tua. Jika banyak uang, nanti. Amin.

Destinasi di Eropa selanjutnya adalah berkunjung ke Marseille, gerbang perjalanan saya di Perancis!
Siap - siap terbiasa dengan kata "bonjour, merci" dan mulai melupakan "ola, gracias"

:')

Tidak ada komentar:

Posting Komentar