Yes, welcome to Marseille, France.
Ini saatnya harus mulai terbiasa untuk bilang "bonjour" dan "merci" setelah kurang lebih 11 hari di Spanyol dan 3 hari di Andorra.
Dari Andorra, membutuhkan waktu sekitar 10 jam untuk sampai ke Marseille. Marseille adalah kota pelabuhan yang berada di Perancis. Kami sudah diingatkan bahwa disini akan banyak copet dan juga terkenal akan gangsternya. Namun, Alhamdulillahnya selama ini kami tidak pernah kecopetan :)
Di Marseille, kami hanya stay selama 2 hari 1 malam untuk singgah dan beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke Vaison-la-romaine untuk mengikuti festival paduan suara terpilih dunia selama 10 hari.
Selama di kota ini, kami menginap di wisma Indonesia milik KJRI Marseille. Cukup banyak juga masyarakat Indonesia disini beserta PPI nya yang menyambut sekaligus menemani kami menghabiskan waktu disini. Di hari pertama, sebagian dari kami pergi menikmati suasana pantai disekitar pelabuhan pada sore hingga malam hari. Ada juga yang hanya berjalan - jalan menikmati suasana disekitar wisma dan saya juga beberapa orang lainnya hanya beristirahat di wisma sambil menonton acara tv dan juga memaksimalkan fasilitas wifi gratis hehehe. Oiya, setelah beberapa lama tidak bertemu nasi, di Marseille staff KJRI membelikan kami nasi box dari restaurant thailand setempat yang ukurannya sangat besar bahkan untuk orang asia yang terbiasa makan nasi seperti kita! Meskipun tetap hambar, untung saya membawa kecap sachet yang langsung laris diminta oleh teman-teman hingga habis.
Dihari kedua, kami bersama-sama berangkat menuju gereja Notre Dame yang terletak diatas bukit kota Marseille. Pemandangan dari atas sangat indah menampilkan kota Marseille dan juga garis pantainya. Langit sangat cerah dan berwarnakan biru muda terang. Setelah puas melihat - lihat suasana didalam gereja Notre Dame Marseille, kami melanjutkan perjalanan ke pusat wisata yang tentu saja memperlihatkan suasana pantai pelabuhan yang cukup indah. Disini juga banyak berburu oleh - oleh seperti magnet kulkas, gantungan kunci, hingga sabun beraneka macam aroma yang katanya khas dari Perancis.
Setelah waktu menunjukkan bahwa freetime sudah habis, kami semua kembali ke wisma untuk bersiap - siap melanjutkan perjalanan ke Vaison-la-romaine bersama sama dengan dijemput oleh panitia festival dengan menggunakan bus. Pada saat akan berangkat, para PPI Marseille dan juga pihak KJRI berjanji akan menyaksikan konser kita di Vaison-la-romaine nanti. Ah, senangnya.
Bye, Marseille.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar