Ketika sedang berbincang dengan rekan saya di salah satu cafe yang berada di Senayan city beberapa bulan yang lalu, kami berdiskusi mengenai poin - poin penting yang harus dipromosikan dalam CV untuk "menjual" diri kita terhadap sebuah perusahaan.
Salah satu diantara mereka adalah staff HRD di sebuah perusahaan telekomunikasi yang berada di Indonesia. Berdasarkan bocoran yang diberikan, pengalaman si pelamar di luar bidang akademik pun sedikit banyak diperlukan. Apalagi pengalaman melakukan misi keluar negeri. Saya memang pernah mendengar hal tersebut dan sempat membacanya di beberapa halaman akun sosial. Dan saya tergerak untuk membahasnya disini.
Selagi kita masih muda, banyak cara yang dapat dilakukan untuk go abroad. Banyak misi - misi yang bisa dikerjakan. Apalagi dalam jenjang SMA hingga Strata 1. Beberapa diantaranya adalah :
1. Tari - tarian atau menekuni budaya Indonesia
Ini adalah cara yang cukup mudah menurut saya. Anda cukup bergabung dengan komunitas tari atau budaya yang ada di institusi atau komunitas yang ada di daerah anda. Biasanya banyak juga yang sengaja dibentuk untuk go abroad atau mengikuti kompetisi yang ada di luar negeri. Luangkan waktu untuk latihan dan juga siapkan uang yang cukup besar jika anda memilih jalur ini. Teman saya yang mewakili kampus untuk mengikuti kompetisi di Eropa dibebani biaya sebesar kurang lebih Rp.30.000.000/orang, di luar biaya akomodasi dan kostum tentunya. Biaya yang cukup murah untuk dapat berkunjung ke Eropa, karena tentu saja ada sponsor meskipun tidak seberapa.
2. Sing a long with good choir
Ini cara yang saya jalani waktu mengunjungi Eropa kemarin. Dengan bergabung dengan tim paduan suara yang bagus tentu saja jalannya jauh lebih terbuka lebar. Hanya saja anda membutuhkan waktu ekstra untuk berlatih hingga larut malam dan hampir dilakukan tiap hari. Biaya yang dikeluarkan pun relatif paling kecil diantara misi - misi lain. Apalagi jika choir tersebut sudah memiliki track record yang baik sehingga sudah pasti sedikit banyak sponsor yang melirik. Untuk berkunjung ke Spanyol, Andorra, Prancis + bonus Uni Emirat Arab selama 28 hari saya membayar sebesar Rp.10.000.000. Diluar biaya makan selama 10 hari (sisanya ditanggung pihak hotel). Murah,kan?
3. Join conf. team
Tidak pede menyanyi? Badan anda tidak cukup luwes untuk menari? Yaa bergabung lah dengan tim ini. Dengan bermodal wawasan yang cukup baik dan skill berdebat anda bisa menjalankan misi keluar negeri. Sekarang sedang menjamur sekali tim seperti ini. Hampir di tiap institusi memiliki kandidat untuk mengikuti konferensi di luar negeri. Contohnya adalah Model United Nations atau MUN. Meskipun biasanya hanya terfokus pada satu wilayah di negara tertentu, bukan berarti anda tidak dapat extend, kan? Beberapa teman saya yang mengikuti tim MUN ke berbagai destinasi, mulai dari vancouver, harvard, new york, hingga belgia. Rata - rata menyiapkan biaya sebesar Rp.35.000.000++/orang di luar biaya akomodasi. Namun jangan lupa spare waktu untuk sering berdiskusi dengan tim anda dan berlatih berdebat dan berpidato.
4. Volunteering for exchange
Tidak bisa nyanyi? Tidak luwes menari? Tidak bisa berbahasa Inggris dengan fasih? Tenang. Anda masih bisa menjalankan misi ke luar negeri kok. Bergabung lah dengan tim volunteering yang sekarang juga menjamur di kampus - kampus. Yaa contohnya adalah AIS*C. Dengan bergabung denga tim ini anda akan bisa menjalankan misi volunteering ke luar negeri. Anda pun bebas memilih negara mana yang menjadi tujuan anda. Saya sempat mendaftarkan diri namun saya mundur karena waktunya tidak pas. Berikut cara untuk abroad melalui tim ini berdasarkan pengalaman saya : pertama, anda diharuskan membayar biaya pendaftaran dan administrasi sebesar Rp.2.500.000. Lalu anda akan mengikuti perkumpulan - perkumpulan internal. Kemudian anda memilih negara tujuan anda dan pastikan anda membeli tiket pesawat pp dengan uang sendiri yaa. Jangan lupa sesuaikan dengan kemampuan biaya anda. Lalu bayar biaya administrasi untuk tim AIS*C international mencarikan akomodasi dll selama berada di negara tujuan sebesar Rp.2.500.000. Dan taraaaa! Anda akan pergi ke negara tujuan untuk volunteering dan tentu saja program volunteer nya akan disesuaikan dengan tim AIS*EC negara tujuan anda.
Nah, tinggal anda pilih cara mana yang anda mau. Atau cara lainnya adalah pertukaran pelajar dan beasiswa (jika kemampuan belajar kita sangat baik, kenapa tidak?)
Selain mendapatkan pengalaman berharga yang anda bisa catat di CV, mendapatkan penghargaan jika tim anda menang kompetisi dan juga memanfaatkan masa muda anda semaksimal mungkin.
So, have a great abroad!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar